Minggu, 23 Agustus 2015

Majapahit Royal Blood

10 Agustus 2015 adalah hari dimana aku pertama kali penerjunan PPL part #2. Senin itu pagi-pagi sekali sebelum jam 7 sudah berada di SD N Baciro untuk mengikuti upacara bendera yang rutin diadakan. Aku masih merasa bugar. Menjelang siang aku merasakan pusing yang amat sangat. Mungkin karena telat makan, karena aku terakhir makan kemaren sorenya hanya dengan mie goreng. Pusing yang teramat dan berlarut-larut membuatku ingin sekali membenturkan kepala ke tembok. Akhirnya mas Yh memberi tahu untukku vakum mie instant paling tidak 11 hari.
Pukul 7 malam aku berusaha menarik selimut berharap dapat tidur. Meski agak terasa susah, akhirnya aku bisa tidur juga. Jam 8 lewat sedikit aku tebangun mendengar suara teman kostku memanggil-manggil namaku. Oiya aku ada janji dengan costumer YYY Handy Craft Kayu Langka.
Aku turun ke ruang sebelah, satu orang laku-laki menemuiku. Aku heran, kok orang ini bisa sampai? Padahal aku hanya memberi petunjuk yang kurang jelas dan letak kostku masuk-masuk gang sempit yang lumayan rumit. Si pria kemudian menjemput tiga teman yang lain, dua pria gagah dan satu wanita cantik. Setelah melihat-lihat koleksiku yang tinggal sedikit kemudian satu pria membeli tasbih stigi merah, sedangkan Ryu memilih untuk memesan liontin fosil galih kelor serat emas. Aku pikir hanya bercanda, ternyata serius.
Komunikasi kembali berjalan via Whatsapp melakukan sedikit negosiasi. Aku menangkap Ryu adalah orang yang sangat baik hati dan memiliki sesuatu yang sama denganku. Siang hari tadi aku tiba-tiba mengabari kalau aku berada di Kraton Yogyakarta, niatnya si mau ngasih tau kalo mau ambil handycraftnya aku ada di kraton. Tapi aku g bilang, dia malah tanya. 
Ryu: "Sedang apa di kraton?"
aku jawab aja "lagi nonton dance"
Ryu: "Apa kamu memotretnya?"
aku: "tentu saja, aku akan membaginya denganmu." (maaf cuma sepenggal percakapan)
 Hingga pada akhirnya malam ini 23 Agustus 2015 aku mencoba menebaknya..
aku: "You must be royal blood of Brunei?"
Ryu: " How do you know?"
aku: "i just feel it. you have royal aura. eventhough i cant see it but i can feel it, so beautiful."
Ryu: "yes, im"
aku: "nice to meet you"
Ryu: "My dad side, my late late grandfather married with Princess Majapahit back to 60's century"

Pikiranku flashback ke tanggal 10 Agustus 2015 ketika aku merasakan pusing yang dahsyat. Apa akan bertemu dengan dia salah satu alasan kenapa aku pusing berat selain karena asam lambung tinggi.. Aku pikir khodamnya menghubungiku tp aku kurang peka? >.< entahlah..

Masya Allah, dipertemukan dengan keturunan Majapahit meskipun berbeda negara.. Maturnuwun sanget Gusthi.. Rahayu Rahayu Rahayu

Keywords: Majapahit, keluarga Majapahit, ikatan batin keluarga

Sabtu, 22 Agustus 2015

Beksan Sri Suwela

Sri Suwela merupakan beksan mengisahkan Mahabarata. Menceritakan Dewi Pertalawati mencari suaminya. Sang Dewi harus berubah wujud menjadi seorang pria bergelar Prabu Sri Suwela. Dalam wujudnya sebagai seorang pria, ia berpura-pura melamar Mas Ayu Werkudara yang tak lain merupakan suaminya sendiri. Akan tetapi lamaran tersebut malah ditolak oleh Prabu Yudistira. Marahlah Prabu Sri Suwela dan terjadilah perang. Para Pandawa kewalahan menerima serangan dari sang Prabu termasuk Raden Werkudara.
Penari Beksan Sri Suwela



Akhirnya Prabu Sri Suwela dipanah dengan senjata Cakra oleh Prabu Kresna. Maka badarlah Sri Suwela kembali menjadi Dewi Pertalawati. Bertemulah ia dengan sang suami yaitu Raden Werkudara. Pesta besar pun digelar di kerajaan Amarta dengan meriah.

Beksan ini saya tonton di Kraton Yogyakarta Hadiningrat kemarin Hari Minggu 16 Agustus 2015. Setiap Hari Minggu memang Kraton Yogyakarta menyuguhkan tarian kepada para pengunjung yaitu pukul 11.00 WIB. Sebelum beksan ini ditampilkan, telah ditampilkan tarian bernama Golek Ayun-Ayun. Salam Budaya
Sri Suwela sebagai jelmaan dari Dewi Pertalawati

Selasa, 07 Juli 2015

Busana Werkudara

Busana Raden Werkudara


1. Gêlung minangkara, èndhèk ngarêp dhuwur buri, pranyata sinatriya bisa minta aksama, waspada lungguhing kawula gusti, kêna sinêbut jalma patrap. Mila wiwit timur dumugi samangke durung tau sinaru ing sapadhane.
2. Cundhuk mas rineka jaroting asêm. Radèn Wrêkudara têka wuwuh kajarotane, kabèh titahing dewa padha wêdi lawan asih.
3. Sumping pudhak sinumpêt. Tinatah balibar manggis. Pranyata Radèn Arya Warkudara mung anindakake sabênêre, bisa nyumpêt basa ala lan bêcik, wong kang ala dèn alani wong bêcik dèn bêciki, jaba jêrone padha, jaba 5 jêro 5.
4. Anting-anting tunggul maniking toya, pranyata Radèn Wêrkudara sukci panggalihe, mung nganggo sabênêre. Cuplak andhêng-andhêng
yèn ora pêrnah dununge cinukil binuwang têbih, bau kiwa bau têngên yèn ala sinêmpal pribadi.
5. Kalung Nagabônda, naga têtêngêr, bônda karosan. Pranyata Warkudara dadya panêngran panênggaking Pandhawa, yèn mêtu kanêpsone, kabèh titahing dewa tan ana bisa ngêmbari ing karosane.
6. Gêlang Côndrakirana, côndra sasi, kirana sorot. Pranyata Radèn Arya Warkudara waspada sorot sirating dumadi, dadya cuplak andhêng-andhênging bawana, sayêkti tan kênaning pati, tanggal nom katon ênom, tanggal tuwa katon mêjana. Wrêkudara uga bisa sirna, nanging sirnaning barêng kalawan jagad. Besuk yèn wus jagad ginulung kari samrica binubut, ing kono sirnane Wrêkudara. Yèn arêp nyatakake mêtua wayah bangun raina, tumêngaa mandhuwur, sayêkti wruh wayangane Wrêkudara, nganggrang ingaranan lintang Bimasêkti.
7. Kuku Pôncanaka, kuku kukuh pônca lima, kukune Wrêkudara lima sisih, padha dawane, nanging mung katon sawiji, luwih ampuh ingaranan kuku pôncanaka. Pranyata Wrêkudara dadya suh pikukuhing Pandhawa lima. Kukunipun Wrêkudara mila ampuh dening Hyang Singa ingkang manuksma manggèn ing pôncanaka. Pranyata sinatriya ing sadina-dina, tansah anggêgêm siyunge Sang Bathara Singa.
8. Dodot polèng bang bintulu, rikala Warkudara puruhita Hyang Ruci Dewa, antuk kanugrahaning jawata, anon cahya môncawarna, sigra inganggit kinarya busana, wêrnane abang irêng kuning putih, duwe têgês dhewe-dhewe. Abang marang kanêpson, irêng kalanggêngan, kuning abyoring busana, putih kasukcèn.
9. Lancingan cindhe puspita kinancing grudha porong wastane. Wrêkudara tumitah ing ngarcapada, datan bisa mabur, nanging lumpate kêna diêndêlake, sarta kêna kinarya panêngran ura-uruning praja, yèn kancikan parangmuka, sanadyan nagara ing Ngamarta kariya saiyubing payung, yèn garudha porong thinuthuk maksih angangkang, sayêkti tan kênaning bêdhah.

kaimpun saking FB mas bhege w



sumber : fb /  Wayang Kekayon Yogyakarta

SLUKU-SLUKU BATHOK

FILOSOFI TEMBANG JAWA "SLUKU-SLUKU BATHOK"

Inilah salah satu lagu atau tembang dolanan gubahan para wali, yang konon tembang ini adalah gubahan dari Kanjeng Sunan Kalijogo. Tembang ini memiliki beberapa penafsiran, dan ini beberapa tafsirnya

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
.



▆☞ SLUKU-SLUKU BATHOK, BATHOKE ELA-ELO
"Usluk fa usluka bathnaka, bathnaka ila Allah" atau
"Usluku suluka bathnaka, Bathnaka La ilaha illallah"
Jalankanlah batinmu bathinmu, bathinmu kepada Allah, atau bathinmu harus (menyebut) Lailaha llallah.
kita harus menjalankan batin kita untuk mendekat kepada Allah, tidak hanya raga kita saja yang melakukan sholat atau ibadah lainnya, melainkan batin kita juga, bahkan ke-khyusu'an batin kita inilah yang mengantarkan kita untuk lebih dekat dengan Allah.

Tafsir lain "Ghuslu-ghuslu bathnaka, bathnaka ila Allah"
yang artinya mandikanlah batinmu, sucikan jiwamu menuju kepada Allah dari segala kesibukan hati selain mengingat-Nya.

"Bathoke ela-elo (geleng-geleng)"
ada yang menyebutkan ini juga menggambarkan para sufi ahli tasawuf yang biasa dalam berdzikir disertai gerakan menggelenggkan kepala. ini salah satu bentuk meresapnya makna dzikir tersebut sampai ke dalam hati, atau disebut "dzikr bil-qalb"
.
▆☞ SI ROMO MENYANG SOLO
"Siiruu ma’aa man sholla"
Berjalan bersama orang-orang yang menegakkan sholat yaitu orang yang tidak bosan-bosannya berjuang di jalan Allah.

Tafsir lain "Sharimi Yasluka"
artinya Petik dan ambillah satu jalan,
Tentunya yang dimaksud adalah jalan kebahagiaan dan keselamatan, melalui beragama secara benar, berislam secara benar

Tafsir lainnya "sirru maa yashilu"
Rahasia yang akan bertemu.
yaitu rahasia kenapa kita hidup di dunia ini, rahasia ibadah, rahasia segala ciptaan Allah, dan rahasia kalimat Laa ilaaha illallah

Tafsir yang lain:
Siram (mandilah, bersucilah) menyang (menuju) Solo (Sholat). Mandilah, bersucilah, kemudian kerjakanlah shalat.
Maksudnya, sebelum kita mengerjakan sholat ataupun ibadah yang lainnya, kita harus mensucikan diri dari hadas ataupun kotoran lahir-batin, karena Allah itu Maha Suci, dan sangatlah tidak sopan kalau kita menemuiNya dalam kedaan tidak bersih dan tidak suci.
.
▆☞ OLEH-OLEH E PAYUNG MOTHO
"Laailaha illaallah hayun wal mauta"
maknanya kurang lebih : Esakan Allah dari hidup sampai mati. Ajakan untuk bertauhid dan berpegang teguh kepada agama Allah sampai akhir hayat. Istiqomah dengan kalimat Lailaha illaAllah"

Tafsir lain "laa ilaaha illallaah fayamuutu"
(Mengucap) Laa ilaaha illallah kemudian (langsung) mati.
maksudnya mati dalam keadaan syahid, mengucap Laa ilaaha illallah

Tafsir lain : "Allahu faizun ‘ala man taaba"
Allah cinta pada hamba yang bertobat
.
▆☞ TAK JENTHIT LO LO LOBAH
"Mandzalik muqarabah" Tafsir lain "Ittakhidzillaha Robba"
maknanya kurang lebih jadikanlah Allah itu Tuhanmu. Siapa yang mendekat bertaqarrublah tanpa henti. Selalu mendekat kepada Allah dalam segala keadaan. Sabar saat diuji, syukur saat diberi nikmat.

Tafsir lainnya "fajaddid allaila lubbah"
Maka perbaruilah (imanmu dengan ucapan laa ilaaha illallaah) pada malam ini, yaitu pada tengah (malam)-nya. Perbanyak dzikir, sujud, wirid kepadaNya, terutama dalam waktu-waktu sepertiga malam. Karena harus kita ingat

"Pak jenthit lolo lobah" (kematian itu datangnya tiba-tiba)
tak ada yang tahu, tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat. (baca QS Qaaf: 19). Sehingga saat kita hidup, kita harus senantiasa bersiap dan waspada. Selalu mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal untuk dibawa mati.
.
▆☞ WONG MATI ORA OBAH
"Hayun wal mauta innalillah"
Sungguh hidup dan mati hanyalah milik Allah.

tafsir lain "Man maata roaa dzunuubah"
orang yang mati akan melihat dosa-dosanya. Oleh karena itu siapkanlah kematianmu dengan terus berbuat baik kepada sesama dengan penuh cinta dan Taqwa kepada Allah SWT.
.
▆☞ YEN OBAH MEDENI BOCAH
"Dzunuuba dainin yaghillu yadah"
yang membelenggu dua tangan adalah hutang, baik hutang kepada Allah yaitu berupa ibadah mahdloh dan hutang kepada sesama manusia.

"Mahabbatan mahrajuhu taubah"
Kecintaan menuju taubat. Selagi masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup di dunia ini. Jangan pernah putus asa dalam menggapai rahmat dan maghfirah-Nya.
.
▆☞ YEN URIP GOLEK O DHUWIT
"Rottibil kolbi bil qouluts tsabit"
hati kita harus menurut dengan qoul yang tsabit (tetap) yaitu Laa ilaaha illallah.

"Yasrifu innal khalaqna insana min dhafiq"
Ingatlah sungguh manusia diciptakan dari air yang memancar. Maksudnya, manusia diciptakan dari ketiadaan dan kehinaan. Oleh karena itu untuk memperoleh kemulyaan harus dengan berjalan di jalan Allah. (Baca QS At Tariq ayat 6-7)
.
▆☞ SIR SIR PONG UDELE BODONG
"Sir sairon dalla showabaan"
maksudnya adalah agar kita hidup menempuh jalan yang benar.
.
Kurang lebih demikian, diambil dari beberapa sumber.
Semoga bermanfaat.

sumber fb / AHLI SHOLAWAT

Turi Putih

Filosofi Jawa Turi Putih
Dakwah tidaklah kaku hanya sebatas di masjid, namun dakwah juga dikemas dalam seni dan budaya. Itulah metode walisongo yang akhirnya sukses dalam dakwahnya. Mengajarkan islam dengan rahmatan lil 'alamin, selalu dakwah dengan penuh kasih dan cinta. Hingga akhirnya sekalipun Indonesia pernah dijajah belanda yang juga menyebarkan agama lain, masyarakat tetap mengikuti ajaran walisongo dalam kehidupan beragama.
Salah satu metode dakwah walisongo adalah dengan menggubah tembang, yang didalamnya sarat makna dan pelajaran. Turi Putih adalah salah satu karya Sunan Giri, yang mungkin terkadang sering kita dengarkan namun kita belum memahami maknanya.
Turi putih
Ditandur neng kebon agung
Turi putih
Ditandur ning kebon agung
Cumleret tiba nyemplung
Gumlundhung kembange apa,
Mbok ira,
Mbok ira,
Mbok ira,
Kembange apa?
Terjemahan :
TURI PUTIH
Turi, artinya tak aturi: (saya kasih tahu).
Putih itu simbolisme dari kain kafan/ pocongan: orang mati yang dibungkus dengan kain kafan (kain mori warna putih).
Arti selengkapnya: Saya kasih tahu, bahwa kelak manusia itu akan mati.
DITANDUR NING KEBUN AGUNG: di tanam di kebon agung,
Artinya mati di kubur di sebuah makam.
CUMLERET TIBA NYEMPLUNG:
Sebuah gambaran dari orang mati yang sedang dimasukkan dalam kuburan waktunya cepat seperti kilat jatuh
GUMLUNDUNG KEMBANGE APA
Maksudnya, setelah orang yang mati itu selesai dikubur, maka kemudian akan diberi pertanyaan oleh malaikat soal amal perbuatannya.
MBOK IRA
MBOK IRA
MBOK IRA
KEMBANGE APA?
Mbok iro, adalah simbol manusia yang sudah meninggal, selalu akan ditanya:
Amal apa yang sudah Kamu diperbuat?
Bekal apa yang akan kamu dibawa?
Begitulah, makna yang bisa diambil dari lagu tersebut.
Semoga bisa memberikan pelajaran dan manfaat untuk kita semuanya.
Aminn Ya Robbal 'Alamin.